Presiden Jokowi Minta Pemda Alokasikan Anggaran Gaji Guru PAUD

Sabtu, 23/9/2017
JIBI/Solopos/Newswire
Peserta mengikuti lomba yel saat acara Lomba Cerdas Cermat dan Kreativitas Pendidik PAUD 2014 di Hotel Novotel Solo, Sabtu (5/4/2014). Rangkaian lomba tersebut dimaksudkan sebagai upaya meningkatkan kualitas pengajar pendidikan anak usia dini (PAUD). (Septian Ade Mahendra/JIBI/Solopos)
Pengajar Pendidikan Anak Usia Dini Ikuti Lomba Yel (JIBI/Solopos/Dok)

Presiden Jokowi meminta alokasi anggaran gaji guru PAUD.

Madiunpos.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk menggaji guru pendidikan anak usia dini (PAUD) di wilayah masing-masing.

Instruksi itu disampaikan Jokowi saat menutup Pelatihan Akbar Guru PAUD se-DKI Jakarta di Gedung Jakarta Islamic Center, Rabu (20/9/2017).

“Dua pekan lalu saya sudah teken Perpres tentang Pendidikan Karakter. Ini [Perpres] diharapkan menjadi payung hukum dalam pendidikan karakter termasuk pengalokasikan dana bagi guru-guru PAUD, ada payung hukumnya,” kata Jokowi seperti dilansir Antara, Rabu.

Dalam acara yang dihadiri Mendikbud Muhadjir Effendy dan Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat, Jokowi menyebutkan selama ini pendidikan karakter belum menjadi perhatian pemerintah. Perpres Pendidikan Karakter menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap pendidikan karakter.

Terkait pengalokasian dana oleh daerah, Presiden Jokowi belum mengumpulkan kepala daerah untuk membahasnya. “Sudah ada payung hukumnya, kalau tidak ada payung hukumnya mana berani daerah memberikan. Bupati- gubenur belum saya perintahkan itu. Nanti saya perintahkan ke situ,” kata dia.

Jokowi juga sudah meminta pendapat Mendikbud Muhadjir mengenai dana untuk guru PAUD. “Saya tadi bisik-bisik dengan Mendikbud, saya tanya, Prof. apa ada alokasi dana untuk guru PAUD? Dijawab ‘nanti saya itung dulu. Kalau ada, saya perintahkan berikan segera.’ Tahapannya seperti itu,” kata Presiden Jokowi dalam acara yang juga dihadiri Ibu Negara Iriana Joko Widodo.

Presiden menyebutkan pendidikan karakter bagi anak berusia 1-12 tahun sangat penting. Sementara itu, turut hadir dalam acara itu Ketua Umum Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK) Erni Tjahjo Kumolo dan Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta Happy Djarot Syaiful Hidayat.

Pelatihan Akbar Guru PAUD Se-DKI Jakarta diikuti sekitar 1.200 guru PAUD dari lima wilayah dan kabupaten administratif Kepulauan Seribu. Dalam kesempatan itu sejumlah guru meminta pemerintah memberikan perhatian terhadap kesejahteraan guru PAUD. Beberapa guru menyebutkan mereka bekerja secara sosial, tidak ada yang menggaji.


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL **BMW 320i/AT Sport Th2015 Putih,Tgn.1 dr baru,AD..sangat terawat..Istw.Serius hub:0818937…
  • LOWONGAN PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Krywn:Mau Krj,Bs Dipercaya,Sopir:SMA,SIM A 23-35Th,Srbtn:Pr…
  • RUMAH DIJUAL PERUM MUTIARA Garden dekat DPRD Surakarta type 57/101, 53/105 Dp 0% 085647250238/0271-7295…
Lihat Semua Iklan baris!

ARTIKEL LAINNYA
Daoed Joesoef (foto: antaranews.com) GAGASAN : Visi Pedagogis Daoed Joesoef
Amien Rais Peringatkan Jokowi Tak Ganggu Kepulangan Rizieq Shihab
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat menghadiri Muktamar Ke-12 Jam'iyyah Ahlit Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyyah (Jatman) di Kabupaten Pekalongan, Jateng, Senin (15/1/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Harviyan Perdana Putra) Kaget, Jokowi Kemungkinan Ogah Teken Revisi UU MD3
Anies Baswedan mengubah arah jalannya setelah dihadang paspampres (Twitter) Anies Baswedan Dihadang Paspampres, Kok Piala Presiden 2015 Ahok Ikut ke Podium?
Ilustrasi guru (JIBI/Harian Jogja/Reuters) GAGASAN : Guru Honorer