Kontainer Sampah Kerap Meluber Bikin Alut Keraton Solo Kumuh

Selasa, 14/11/2017
Sampah berserakan di Alun-alun Utara (Alut) Keraton Solo, Selasa (14/11/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)
Sampah berserakan di Alun-alun Utara (Alut) Keraton Solo, Selasa (14/11/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)

Kawasan Alut Keraton Solo yang dipakai pasar darurat Klewer Timur kerap kumuh karena kontainer sampah sering meluber.

Madiunpos.com, SOLO — Kontainer sampah di Alun-alun Utara (Alut) Keraton Solo kerap meluber dan menyebabkan kawasan tersebut kumuh.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, Selasa (14/11/2017), tiga kontainer sampah yang disediakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo meluber. “Kalau kondisinya menumpuk di luar kontainer jelas mengganggu kenyamanan apalagi kalau sampai menimbulkan bau kurang sedap,” kata pengunjung Alut Keraton asal Sukoharjo, Setiawan, saat berbincang dengan Solopos.com, Selasa.

Menurut pedagang di pasar darurat Klewer, Sutarso, Alut sisi timur nyaris seperti tempat pembuangan sampah (TPS) karena sampah kerap meluber dan menumpuk di luar kontainer. Sampah yang dibuang ke tempat tersebut tidak hanya dari pedagang di pasar darurat tapi juga dari warga seputaran Jl. Paku Buwono termasuk dari area taman parkir Pasar Klewer. (Baca: Alut Kembali Jadi Lokasi Pasar Darurat Klewer, Ini Tanggapan Keraton Solo)

“Setiap sore kan saya mengamati sekitar alun-alun ini semua buang sampah ke kontainer di dalam Alut. Masalahnya begitu kontainer penuh, tidak segera diambil petugas. Semestinya masalah sampah seperti itu juga ada perhatian dari dinas terkait,” kata Sutarso.

Ketiga kontainer tersebut ditempatkan satu kompleks dengan kios pasar darurat Klewer sisi timur yang tidak lagi ditempati pedagang. Lokasinya dekat pintu masuk Alut Keraton Solo. Pengunjung Keraton atau pengendara yang masuk ke Jl. Paku Buwono dari arah Gladag langsung bakal disuguhi tumpukan sampah.

Di antara bekas kios pasar darurat yang terkesan tak terawat dan bekas bangunan toilet umum yang sudah tidak terpakai, tempat pembuangan sampah tersebut membuat kawasan itu terkesan kumuh. (Baca: Pembeli di Pasar Klewer Timur Diarahkan ke Pasar Darurat di Alut)

Menurut Kepala DLH Kota Solo, Hasta Gunawan, kontainer sampah tersebut sengaja ditempatkan di Alut Keraton karena saat ini Alut Keraton menjadi pasar darurat bagi pedagang dari Pasar Klewer sisi timur.

“Kontainer kami tempatkan di kantung-kantung pedagang kaki lima [PKL] dan pasar. Di sana kan ada pasar darurat, jadi kami tempatkan di sana,” kata Hasta.

Menurut dia tidak ada jadwal rutin pengambilan sampah pada kontainer yang ditempatkan di Alut Keraton. “Tapi kalau sudah penuh pasti diambil petugas,” kata dia.

 


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL GRANMAX PU Dp4j,Ayla,Xnia,Sigra.DpRingan Ang Mrh:085642222899 (A00563112017) TERIOS TX 201…
  • LOWONGAN PARTIME Ibu RT/Mhs/WA Nama Ke:081578794971 (A00093112017) CR PRT&Suster Dlm/Luar Kota…
  • RUMAH DIJUAL JLCPT Rmh&Gudang diMojolaban.HrgNego Sejadinya.737343/730070 (A00813112017) RMH JlRy…
Lihat Semua Iklan baris!

ARTIKEL LAINNYA
Boks hydrant dan apar terpasang di beberapa sudut Pasar Klewer Solo, Kamis (4/5/2017). (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos) PASAR TRADISIONAL SOLO : APAR Pasar Klewer Barat Baru Separuh dari Kebutuhan Ideal
Sejumlah pedagang Pasar Klewer timur menata kios daruratnya di Alut Keraton Solo, Selasa (19/9/2017). (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos) Wali Kota Solo Temui Mendag Ihwal Pasar Klewer Timur, Begini Hasilnya
Kepala DLH Solo Hasta Gunawan meninjau pohon di TPU Putri Cempo, Nusukan, yang terdampak proyek Penanganan Banjir Paket 3, Jumat (17/11/2017). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos) 8 Beringin Raksasa TPU Putri Cempo Solo Ditebang karena Kena Proyek BBWSBS
Sejumlah pengunjung mendatangi lapak-lapak di lantai II Pasar Klewer, Jumat (16/6/2017). (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos) Barang Dagangan Kena Tempias Hujan, Pedagang Renteng Pasar Klewer Solo Pusing
Sejumlah pedagang Pasar Klewer timur menata kios daruratnya di Alut Keraton Solo, Selasa (19/9/2017). (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos) Revitalisasi Pasar Klewer Timur Belum Jelas, Wali Kota Solo Minta Pedagang Tak Resah