PEMILU 2019
KPU Sukoharjo Coret 430 Nama Anggota Parpol

Rabu, 15/11/2017
KPU Sukoharjo
Ilustrasi (manteb.com)

KPU Sukoharjo mencoret 430 nama anggota partai politik yang tercatat ganda.

Madiunpos.com, SUKOHARJO — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo mencoret 430 nama anggota partai politik (parpol) calon peserta Pemilu 2019 lantaran tercatat ganda. KPU akan menyampaikan hasil verifikasi administrasi itu kepada masing-masing pengurus parpol, pekan ini.

Komisioner Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPU Sukoharjo, Yulianto Sudrajat, mengatakan ratusan nama ganda itu dari internal parpol dan antarparpol. Petugas telah memverifikasi data dengan mendatangi rumah pemilik nama ganda. (Baca: KPU Sukoharjo Temukan 320 Nama Ganda di Daftar Anggota Parpol)

“Kali pertama jumlah nama ganda ada 320. Sekarang bertambah menjadi 430 nama,” kata dia saat berbincang dengan Solopos.com, Rabu (14/11/2017).

Pria yang akrab disapa Drajat ini menjelaskan data nama ganda tercatat dua kali atau lebih di dalam data dukungan keanggotaan parpol saat mendaftar menjadi peserta pemilu. Sementara data nama ganda antarparpol tercatat dalam data dukungan keanggotaan lebih dari dua parpol.

Data nama ganda yang telah diverifikasi langsung dicoret lantaran tidak memenuhi syarat (TMS). “Jika orang yang bersangkutan tak menyatakan sebagai anggota parpol langsung dicoret,” tutur dia.

Selain itu, ada beberapa parpol yang belum memenuhi persyaratan administrasi sebagai peserta pemilu yakni memenuhi syarat keanggotaan seperseribu jumlah penduduk. Namun, Drajat enggan membeberkan secara jelas parpol yang belum memenuhi persyaratan administrasi. (Baca: Ini 6 Parpol yang Sudah Sah Terdaftar di KPU Sukoharjo)

Masing-masing parpol harus memenuhi syarat keanggotan minimal 897 anggota. “Parpol yang belum memenuhi persyaratan administrasi harus memperbaiki hingga awal Desember mendatang. Kami bakal memverifikasi ulang data keanggotaan parpol itu,” papar Drajat.

Sementara itu, Komisioner Divisi Pemutakhiran Data dan Pendaftaran Pemilih KPU Sukoharjo, Mulat Bayu Aji, telah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sukoharjo ihwal sinkronisasi penyusunan daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4) untuk Pilgub Jateng. Petugas bakal berkomunikasi dengan petugas registrasi kependudukan maupun pamong desa selama melaksanakan pencocokan dan peneilitian (coklit) di setiap kelurahan/desa.


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL ***BMW 320i AT/Sport Th2015 Putih,nopol ADAsli tgn1 dr baru..good condition..Istw:08122937…
  • LOWONGAN 5 org TNG Cuci mbl(upto 3Jt/bln)085200553434/RM.Said213 Mnahan (A00121012018) PT FINANSIA…
  • RUMAH DIJUAL Rumah taman asri lt 290 lm 14 BLK tk Trijaya 081393301000 (A00563012018) PALM REGENCY T50/…
Lihat Semua Iklan baris!

ARTIKEL LAINNYA
PILKADA 2018: Coklit Perdana, KPU Sukoharjo Target 2.830 KK
Logo KPU (Dok/JIBI) Rekrutmen Pelaksana Pemilu Molor dari Jadwal, Ini Penyebabnya
Komisi Pemilihan Umum Gunungkidul mulai mengosongkan kotak suara yang disimpan di gudang KPU untuk digunakan dalam pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015 pada 9 Desember mendatang, Jumat (19/9/2015). (JIBI/Harian Jogja/Uli Febriarni) PEMILU 2019 : Rekrutmen PPK-PPS Gunungkidul Molor
Agus Sulistiyono saat memberikan pengarahan kepada ratusan kader dan DPC PKB se-DIY, Selasa (16/1/2018). (Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja) PEMILU 2019 : Jelang Pileg, PKB DIY Mulai Berburu Caleg
KPU Gunungkidul mengumumkan hasil penelitian administrasi di Hotel Cykaraya, Kota Wonosari, Kamis (16/11/2017). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja) Verfak Partai Lama Butuh Waktu, Bisa Pengaruhi Tahapan Pemilu