Bensin Bercampur Biosolar Ditemukan di SPBU Gading

Jumat, 12/1/2018
Motor milik salah satu pelanggan saat sedang diperiksa karena dugaan bensin bercampur dengan biosolar di SPBU Gading, Kamis (11/1/2018). (IST/Dok Warga)
Motor milik salah satu pelanggan saat sedang diperiksa karena dugaan bensin bercampur dengan biosolar di SPBU Gading, Kamis (11/1/2018). (IST/Dok Warga)

Tim dari Pertamina sudah melakukan pengecekan

Madiunpos.com, GUNUNGKIDUL-Pelayanan di SPBU 44.558.09 Gading, Desa Gading, Playen dikeluhkan pelanggan. Keluhan mencuat karena saat membeli premium ternyata bercampur dengan biosolar. Akibatnya, sejumlah motor pelanggan dilaporkan mengalami kerusakan.

Keluhan ini salah satunya diungkapkan Sofyan Haryanto, warga Putat, Kecamatan Patuk. Dia mengatakan, peristiwa tidak mengenakan ini dialami saat membeli premium sebesar Rp15.000 di SPBU Gading pada Kamis (11/1/2018) sekitar pukul 17.00 WIB. Awalnya dia tidak curiga saat proses pengisian, tetapi keanehan muncul setelah motor digunakan beberapa saat. Tiba-tiba motor yang dikendarai bermasalah dan berhenti di Hutan Tleseh, Bunder.

“Berhubung rusak langsung saya bawa ke bengkel dan ternyata setelah diperiksa, bahan bakar di tangki ada campuran biosolarnya,” katanya kepada wartawan, Kamis malam.

Sofyan mengaku sudah berlangganan di SPBU Gading sejak lama. Namun, untuk keluhan dalam pengisian baru pertama kalinya. Ia sudah komplain dan pihak pengusaha bersedia memberikan penggantian terhadap kerusakan yang diderita. “Mudah-mudahan adanya masalah premium bercampur dengan biosolar tidak terulang lagi,” katanya.

Bensin bercampur dengan biosolar di SPBU Gading ini sempat viral di media sosial. Sejumlah keluhan pun muncul dalam media berjejaring Facebook. Salah satunya diungkapkan akun Taqiyuddin Subayu. Dalam postingannya, ia mengaku membeli premium Rp50.000 di SPBU Gading.

Namun, beberapa saat setelah digunakan mengalami kerusakan. Hal yang sama juga disuarakan akun Agung PD. Agung mengaku membeli premium Rp100.000, untuk Mitsubisi Maven yang dikendarainya. Baru beberapa meter berjalan, kendaraannya sudah mogok dan mengeluarkan asap.

Manajer SPBU 44.558.09 Gading Wahyudi tidak menampik adanya keluhan terhadap pengisian premium yang diduga bercampur dengan biosolar. Menurut dia, kejadian tersebut masih dalam tahap pemeriksaan sehingga belum bisa memastikan penyebab kejadian tersebut.  “Masih dalam proses investigasi dan tadi [Jumat] tim dari Pertamina sudah melakukan pengecekan,” kata Wahyudi.

Menurut dia, pada Kamis malam ada beberapa pelanggan yang komplain terkait dengan pelayanan yang diberikan. Hanya saja, ia tidak hapal berapa pelanggan yang datang ke SPBU. “Pokoknya ada, sedangkan untuk dugaan bensin bercampur dengan biosolar yang telah terjual ada sekitar 300-400 liter,” katanya.

Wahyudi menambahkan, selain menunggu hasil pemeriksaan dari Pertamina, pihak SPBU untuk sementara juga telah menghentikan pelayanan pembelian BBM jenis premium. “Untuk pelayanan pertamax, pertalite, dan biosolar tetap buka seperti biasa,” katanya.


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL ***BMW 320i AT/Sport Th2015 Putih,nopol ADAsli tgn1 dr baru..good condition..Istw:08122937…
  • LOWONGAN 5 org TNG Cuci mbl(upto 3Jt/bln)085200553434/RM.Said213 Mnahan (A00121012018) PT FINANSIA…
  • RUMAH DIJUAL Rumah taman asri lt 290 lm 14 BLK tk Trijaya 081393301000 (A00563012018) PALM REGENCY T50/…
Lihat Semua Iklan baris!

ARTIKEL LAINNYA
Pengecer membeli gas melon di salah satu pangkalan Dukuh Sekaranom, Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara, Klaten, Jumat (12/1/2018). (Cahyadi Kurniawan/JIBI/Solopos) Harga Gas Melon di Klaten Masih Tinggi Meski Pasokan Stabil
Motor milik salah satu pelanggan saat sedang diperiksa karena dugaan bensin bercampur dengan biosolar di SPBU Gading, Kamis (11/1/2018). (IST/Dok Warga) Pertamina Tangani Dugaan Premium Tercampur Biosolar di Gunungkidul
Tim gabungan inspeksi mendadak ke salah satu agen elpiji 3 kilogram atau gas melon di Sukoharjo, Selasa (21/11/2017). (Istimewa/JIBI/Solopos) Pertamina Tak Beri Sanksi Pembeli Elpiji 3 Kg
Prajurit Kodim 0725/Sragen melakukan kegiatan olahraga lari jalan di Sragen kota, Selasa (25/7/2017) pagi.  (Istimewa) Wah, Tentara Sragen Pilih Nyopot karena Pertamina
Tabung liquified petroleum gas (LPG) nonsubsidi jenis Bright Gas produksi PT Pertamina (Persero) ditata dalam kegiatan promosi di Bawen, Kabupaten Semarang, Jateng, Jumat (17/3/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra) NATAL DAN TAHUN BARU : Konsumsi Pertalite dan Bright Gas Naik